Setelah hampir 10 tahun tanpa perubahan signifikan sejak 2016, Suzuki akhirnya memberikan penyegaran besar pada motor hyper underbone andalan mereka.
Dalam acara peluncuran yang diadakan di Sirkuit Sentul Kecil 8 November lalu, Suzuki memperkenalkan dua varian terbaru sekaligus untuk model 2026.
Salah satu model yang paling mencuri perhatian adalah Suzuki Satria Pro. Motor ini menjadi varian tertinggi dari keluarga Satria F150. Selain di Indonesia, Satria Pro juga dirilis di Filipina dengan lebih banyak varian warna.[1]
Jika penasaran dengan performanya, langsung simak ulasan berikut ini.

Spesifikasi Suzuki Satria Pro tidak mengalami perubahan drastis. Mereka mempertahankan reputasi sebagai yang terkuat di kelasnya dengan mesin 150cc berkarakter overbore yang sangat bertenaga. Daya maksimalnya diklaim mencapai 13,5 kW (sekitar 18,2 HP) dan torsi 13,8 Nm.
Perbedaannya dengan F150 adalah fitur baru Suzuki Clutch Assist System (SCAS) pada mesin. SCAS membuat tarikan tuas kopling menjadi jauh lebih ringan serta mencegah roda belakang selip saat melakukan engine brake atau penurunan gigi yang ekstrem.[2]
Di sisi lain, motor ini tetap menggunakan rantai yang dilengkapi seal (O-ring) sehingga lebih kuat, awet, dan senyap saat beroperasi.
|
Spesifikasi |
Satria Pro |
|
Tipe Mesin |
4-tak, Liquid cooled |
|
Isi silinder (cc) |
147 |
|
Daya Maksimum (kW) |
13,5 |
|
Torsi Maksimum (Nm) |
13,8 |

DNA balap Suzuki Satria Pro 150 sangat kental. Karakter putaran mesin di bawah 7.000 RPM cukup kalem, bahkan cenderung lambat. Tenaga baru akan keluar secara eksplosif setelah 7.000 RPM hingga di 13.000 RPM.[3]
Motor ini juga sangat mudah mencapai kecepatan 100 kpj. Akselerasinya sangat cepat dan napas mesin terasa panjang.
Untuk mendapatkan performa maksimal, terutama di sirkuit, Anda harus pintar menjaga putaran mesin agar tidak turun di bawah 7.000 RPM.
Untuk efisiensi penggunaan harian sendiri, pabrikan mengklaim konsumsi bahan bakarnya mencapai 43 kmpl.[4] Artinya, dengan kapasitas tangki 4 liter, Anda dapat menempuh jarak sekitar 176 km.
Sebagai catatan, angka bisa berbeda tergantung gaya berkendara, bobot pengemudi, serta rute yang ditempuh.
|
Performa |
Satria Pro |
|
Akselerasi 0-100 kpj (detik) |
- |
|
Top Speed (kpj) |
147 |
|
Konsumsi rata-rata BBM (kpl) |
43 |
|
Kapasitas tangki (liter) |
4 |

Suzuki membedakan ‘kasta’ kedua motor di seri ini melalui warna. Satria Pro hanya tersedia dalam satu warna eksklusif, yakni Candy Mat Bordeaux, berpadu dengan pelek hitam.
Perubahan paling radikal Suzuki Satria Pro 2025 ada pada headlamp LED baru yang ditumpuk, mengingatkan pada bahasa desain V-Strom 250 SX. Dengan tampilan ini, Satria Pro terlihat lebih futuristik dan “moge look”’, meski bagi para penggemar Satria mungkin butuh waktu untuk terbiasa.[5]

Bodi keseluruhannya tetap mempertahankan siluet ramping aerodinamis khas ayam jago. Pelekelg masih menggunakan model palang “Y” dengan ban berukuran 70/90-17 (depan) dan 80/90-17 (belakang).
Pada bagian depan, terdapat penambahan winglet kecil di bagian bawah lampu utama, serta winglet ala MotoGP pada bagian shroud samping.

Kemudian jika Anda duduk di atas motor, pemandangannya juga sedikit berbeda. Satria Pro terlihat lebih modern karena menggunakan Knob Keyless.

Pada panel speedometer sebenarnya mirip. Akan tetapi, layar LCD-nya memiliki antarmuka baru yang menampilkan indikator lebih lengkap. Anda juga mendapat tambahan soket USB di area dek bagian dalam yang tidak ada pada varian standar.

|
Dimensi |
Satria Pro |
|
Panjang x Lebar x Tinggi (mm) |
1.955 x 675 x 980 |
|
Wheelbase (mm) |
1.280 |
|
Ground Clearance (mm) |
150 |
|
Tinggi Tempat Duduk (mm) |
765 |
|
Pelek (inci) |
17 |

Ergonomi Satria Pro cocok untuk high speed cornering dan membelah angin dengan posisi duduk agak merunduk (racy). Di satu sisi, untuk harian juga masih nyaman.[6]
Hanya saja, karena pijakan kaki menggunakan model underbone, posisi kaki jadi menekuk cukup ekstrem. Jika tinggi Anda di atas 160 cm, tekukan lutut akan sangat terasa.
Peningkatan kenyamanan terbesar Suzuki Satria Pro terbaru justru datang dari fiturnya. Selain sudah keyless, panel instrumen digitalnya kini mendukung Suzuki Ride Connect. Anda bisa menghubungkan motor dengan HP via Bluetooth untuk notifikasi pesan, telepon, hingga indikator baterai ponsel di layar speedometer.

Tidak ketinggalan, sistem pengereman mendapatkan pembaruan signifikan pada varian Pro. Rem depan sudah ABS, meskipun rem belakangnya belum. Karakter suspensi yang sangat empuk juga dipertahankan untuk memberikan kenyamanan khas Satria.

Terakhir, sebelum ke harga, silakan simak lagi poin-poin utama yang menjadi keunggulan motor ini:
Kesimpulannya, jika Anda mencari motor harian biasa, varian standar sudah cukup. Namun, bagi Anda yang menginginkan paket lengkap, pilihlah Satria Pro.
Motor ini adalah hyper underbone paling bertenaga, sekaligus paling mahal di kelasnya saat ini. Harga Suzuki Satria Pro mulai Rp34,9 juta (OTR Jakarta). Ada selisih sekitar Rp4-5 jutaan dari Satria F150 standar.
Tunggu apa lagi? Wujudkan impian untuk memilikinya dengan cicilan ringan melalui program kredit Suzuki Satria Pro dari MUF Online Autoshow (MOAS) sekarang juga!